Pokok Doa  |  Link  |  Peta Situs
Email: Password:   Lupa Password?
Merdeka Atau Mati !!
oleh Christiany Juditha SSos: 23-08-2010, Dibaca: 3693 kali

Merdeka atau Mati !
“Merdeka atau Mati !” Pekikan ini merupakan slogan khas perjuangan rakyat Indonesia pada masa perjuangan merebut kemerdekaan dulu. Pada saat yel-yel ini diteriakkan, maka semangat juang rakyat Indonesia pada zaman itu semakin besar untuk merebut tanah air bangsa dari tangan penjajah yang menguasai negeri ini selama ratusan tahun. Kalau kita menganalisa kata demi kata dari slogan ini ada dua inti kata di dalamnya yaitu merdeka dan mati. Dan secara cepat kita bisa mengartikan bahwa dari 2 kata yang ada ini maka rakyat Indonesia hanya bisa memilih satu saja diantaranya yaitu merdeka atau mati. Menurut kamus Wikipedia, merdeka atau kemerdekaan merupakan (kata benda) di mana sebuah negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya. Atau keadaan di mana seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi. Sinonim dari kemerdekaan adalah kebebasan yang berarti konsep dari filosofi politik dan mengenali kondisi dimana individu memiliki kemampuan untuk bertindak sesuai dengan keinginannya. Sedangkan kata Mati berarti akhir dari kehidupan, ketiadaan nyawa dalam organisme biologis. Semua makhluk hidup pada akhirnya akan mati secara permanen, baik karena penyebab alami seperti penyakit atau karena penyebab tidak alami seperti kecelakaan.
Dari pengertian diatas, jelas bahwa rakyat Indonesia sangat menginginkan kemerdekaan (kebebasan) dari penjajahan, jika tidak memperolehnya maka lebih baik mati. Ini merupakan sebuah pilihan yang rasional, emosional, sekaligus pasti. Dan tidak ada pilihan lainnya. Tetapi ‘Merdeka’ dan ‘Mati’ juga merupakan satu kesatuan yang tidak bisa ditawar. Ini juga berarti harus berani memilih mati demi meraih kemerdekaan, atau lebih baik memilih untuk melawan dengan resiko mati daripada hidup di bawah kekuasaan para penjajah. Betul-betul pilihan yang sulit namun harus dilakukan.

Apa kata Alkitab tentang merdeka dan mati? Kemerdekaan yang datang melalui Kristus (Gal 5:1) pertama-tama dan terutama merupakan pembebasan dari hukuman dan perbudakan dosa (ayat 2Kor 3:7-9; Rom 6:6,14; 8:2; Ef 4:22-24; Kol 3:9-10) dan seluruh kuasa Iblis (Kis 26:18; Kol 1:13; 1Pet 5:8). Pembebasan sebenarnya dimulai dengan bersatunya orang percaya dengan Kristus (Kis 4:12; Ef 1:7) dan penerimaan Roh Kudus. Pembebasan dari perhambaan rohani dipelihara melalui Roh yang berdiam dalam diri secara terus-menerus dan melalui ketaatan terhadap bimbingan-Nya (Rom 8:1-dst.; Gal 5:18; bd. Yoh 15:1-11). Kemerdekaan yang disediakan oleh Kristus bukanlah kemerdekaan agar orang percaya melakukan apa saja yang mereka inginkan (1Kor 10:23-24), tetapi untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan (Rom 6:18-23). Kemerdekaan rohani sama sekali tidak boleh dipakai untuk menutupi kejahatan atau untuk membenarkan pertengkaran (Yak 4:1-2; 1Pet 2:16-23). Pembebasan Kristen memerdekakan orang percaya untuk melayani Allah (1Tes 1:9) dan orang lain (1Kor 9:19) dalam jalan kebenaran (Rom 6:18-dst.). Sekarang kita menjadi budak Kristus (Rom 1:1; 1Kor 7:22; Fili 1:1) yang hidup bagi Allah oleh kasih karunia (Rom 5:21; 6:10-13).Sedangkan mati sama artinya dengan binasa. Semua manusia, yang percaya dan yang tidak percaya, akan mati. Pasal-pasal Kej 2:1-3:24 mengajarkan bahwa kematian memasuki dunia karena dosa. Orang-tua pertama kita diciptakan dengan kemampuan untuk hidup selama-lamanya; ketika mereka tidak menaati perintah Allah, mereka dijatuhi hukuman atas dosa itu, yaitu kematian. Kematian sebagai akibat dosa mencakup kematian kekal. Satu-satunya cara untuk lolos dari semua aspek kematian ini ialah melalui Yesus Kristus yang "telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa" (2Tim 1:10). Dengan kematian-Nya Ia mendamaikan kita dengan Allah, sehingga memutarbalikkan pemisahan dan pengasingan rohani yang dihasilkan dosa. Apa yang kita bisa petik dari sini?

Pertama,   Bahwa sekarang kita telah menikmati kemerdekaaan selama 65   tahun dari penjajah. Bahwa sebagai orang percaya yang telah menerima Yesus Kristus secara pribadi kita juga sudah bebas dari   kematian yang kekal akibat dosa. Karena itu tanggungjawab kita adalah mengisi kemerdekaan bangsa ini tidak saja cukup dengan memperingati HUT RI setiap tanggal 17 Agustus setiap tahun  tetapi memberikan sumbangsih positif untuk bangsa ini. Kalau dulu penjajahan menjadikan kita sebagai bangsa yang bodoh,   terbelakang dan miskin, sekarang kita harus menjadi bangsa yang cerdas, maju dan berkembang dalam intelektual, karakter, moral dan lain sebagainya kearah yang lebih baik. Sehingga kita tidak perlu lagi memilih Merdeka atau Mati tetapi Merdeka dan Hidup.

Kedua,  Bahwa jika saat ini kita masih berada dalam kungkungan dosa, maka inilah saat yang tepat untuk memerdekakan diri di dalam Yesus Kristus. Disamping kita akan memiliki kehidupan yang kekal kita juga akan merasa bertanggungjawab berbuat yang terbaik untuk bangsa ini. Karena itu, pilihan kita saat ini mau Merdeka atau mau Mati???

Dirgahayu Indonesia !

 Penulis : Christiany Juditha, SSos

 

 

 

 


Topik Terkait :
Akankah PERKANTAS dibubarkan?
0 Komentar
Anda harus Login untuk memberi komentar

     Find Us on Facebook  Share on Facebook

BERITA
Ucapan Selamat Ulang Tahun Sep...
01-09-2014, Dibaca: 48
Kel. Besar Perkantas Sulawesi Selatan mengucapkan selamat ulang tahun pada ...
Ucapan Selamat atas kelahiran...
18-08-2014, Dibaca: 51
Keluarga besar Perkantas SulSel mengucapkan selamat atas kelahiran:...
Ucapan Selamat Atas Pernikahan...
18-08-2014, Dibaca: 32
Keluarga Besar Perkantas SulSel mengucapkan selamat atas pernikahan:...
Retreat Kelompok Kecil Perkant...
27-07-2014, Dibaca: 74
Satu lagi event besar mahasiswa di tahun ini bisa terlaksana berkat pimpina...
Lihat Semua Berita >>
ARTIKEL TERBARU
Merdeka Pendidikan ...
oleh Hermana Kaselle, ST. MEng (Alumni) : 18-08-2014
“Mengasihi Allah diatas segal...
oleh Henny Datu Lumuran SPd.K: 05-06-2014
PERCAYA YESUS, SEISI RUMAH DIS...
oleh Jeniati Salurapa, S.Th: 08-05-2014
Yesus kalah voting dan mati, o...
oleh Erwin Pauang Pongmasakke: 04-05-2014
Keterwakilan Identitas Primord...
oleh Erwin Pauang Pongmasakke: 27-03-2014
P E M B E R I T A A N I N J...
oleh Rendy A. Reynold: 13-03-2014
PERANAN GEREJA DAN MASYARAKAT ...
oleh http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=891&res=jpz: 21-02-2014
Sharing Pelayanan BPC Perkanta...
oleh Budianto Napoh, SE: 13-01-2014
Lihat Semua Artikel >>


67696

Saat ini ada 6 tamu dan 0 online user